Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan dan bisa menyebabkan kematian. Namun di luar itu, ada macam-macam virus yang juga harus Anda waspadai karena dapat menyebabkan masalah kesehatan yang tak kalah serius.

Virus adalah mikroorganisme yang tidak dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop biasa, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron, penyebab dan penular penyakit, seperti cacar, influenza, dan rabies. Ketika virus menginfeksi tubuh manusia, maka ia akan merusak bahkan menghancurkan sel-sel dalam tubuh manusia. Namun, sifat virus sangat kompleks dan berbeda tergantung jenis serta penyakit yang dapat mereka timbulkan.

Terdapat banyak sekali jenis virus yang hidup di bumi, dari macam-macam virus yang bisa mengakibatkan penyakit pada manusia, berikut beberapa jenis virus yang patut Anda waspadai.

1. Virus corona
Virus corona (COVID-19) adalah jenis virus seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Tiga gejala utama virus corona adalah sesak napas, batuk dan demam tinggi. Namun ada pula beberapa pasien COVID-19 yang terpapar virus ini tanpa gejala. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar setiap orang meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara melakukan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan.

2. Flu Burung
Macam virus berbahaya di dunia yang selanjutnya adalah virus influenza A tipe H5N1 yang dikenal dengan istilah flu burung. Virus ini pertama kali menyerang manusia pada tahun 1997 dan telah membunuh sekitar 60 persen para pengidapnya. Virus ini menyebar dari unggas ke manusia. Seperti yang dilansir dari laporan Listamaze, sebuah penelitian telah mengungkapkan bahwa virus H5N1 sangat mematikan lantaran dapat memicu protein inflamasi 10 kali lebih banyak dibandingkan dengan flu H1N1.
Akibatnya adalah terjadinya peradangan protein yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan mengancam jiwa. Selain adanya gangguan pernapasan, gejala virus ini biasanya dapat berupa muntah, diare, dan gejala virus pada umumnya.

3. HIV (Human immunodeficiency virus)
Human immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dan sel CD4. sehingga penderitanya sangat rentan terkena infeksi dan segala jenis penyakit. Virus HIV terus menggerogoti sel imun dan jika imunitas telah sangat rusak, maka Anda akan berada pada kondisi yang dinamakan AIDS.

Hingga saat ini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan HIV/AIDS. Namun, serangkaian perawatan dapat meminimalisir efek buruk virus tersebut dan memperpanjang harapan hidup bagi penderitanya.

Anda pun bisa menghindari infeksi virus ini dengan mempraktekkan hubungan seksual yang aman dan tidak menggunakan jarum suntik bekas orang lain.

4. Demam berdarah
Bagi masyarakat yang hidup di lingkungan tropis, virus demam berdarah adalah salah satu dari macam-macam virus yang harus diwaspadai. Pada awal 2019 lalu saja, jumlah penderita demam berdarah di Tanah Air mencapai 13.683 penderita, dengan 132 di antaranya meninggal dunia.

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Untuk mencegah virus ini, Anda dapat melakukan gerakan 3M plus, yakni menguras, menutup, memanfaatkan kembali barang bekas, plus mencegah gigitan nyamuk (misalnya dengan menggunakan losion).

5. Cacar
Cacar diketahui termasuk macam virus berbahaya di dunia yang telah ada sejak 11 ribu tahun yang lalu yang pertama kali muncul di pertanian di wilayah India.

Virus ini juga dikenal dengan istilah Smallpox ini telah menjadi virus mematikan di dunia yang telah membunuh paling banyak manusia dibanding virus lain dalam sejarah.

6. Hepatitis
Terdapat macam-macam virus hepatitis, tapi yang biasa terjangkit pada manusia adalah hepatitis A dan B. Sama seperti rotavirus, infeksi ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin.

Vaksin hepatitis B, misalnya, sangat aman digunakan oleh bayi hingga orang dewasa yang berusia di bawah 18 tahun. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahkan memasukkan pemberian vaksin hepatitis B sebagai bagian dari imunisasi dasar untuk bayi baru lahir dan diulang 3 kali pada usia 2, 3, dan 4 bulan.

Selain enam virus di atas, masih ada macam-macam virus lain yang harus Anda waspadai.
Saat ini, banyak info simpang siur mengenai macam-macam virus di atas. Untuk menghindari kepanikan karena berita hoaks, Anda sebaiknya hanya mempercayai kabar yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), maupun langsung berkonsultasi pada dokter yang kompeten.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here