Ibu kota provinsi Jawa Tengah ini telah lama menjadi salah satu pusat perpaduan budaya. Khususnya budaya Tionghoa yang kental terasa dalam berbagai sajian kuliner Semarang.

Lumpia, kue moci, bakpia banyak ditemui di Semarang. Makanan lain seperti Mi Lontong, Bubur Gurih Glewo Buntut dan Tahu Gimbal juga merupakan bukti perpaduan hidangan Tiongkok dan Jawa.

Di Semarang, Anda dapat mencicipi semua sajian sedap di atas. Juga beberapa kuliner legendaris yang kami rekomendasikan berikut ini.

Soto Bokoran

Soto bisa jadi pilihan menu sarapan. Warung di Jl Plampitan no 55, Semarang ini buka sejak pukul 06.00 WIB.

Kuahnya menghangatkan, rasanya sedap. Dengan nasi dan lauk tempe lebih nikmat. Begitu menurut testimoni seorang pelancong di Trip Advisor.

Soto bokoran merupakan salah satu legenda kuliner di Semarang karena mereka sudah berjualan selama 40 tahun. Ciri khas soto bokoran adalah potongan tomatnya yang besar dan ditaburi dengan gorengan bawang putih di atas soto.

Berbeda dengan kuah soto ala Semarang yang kebanyakan bening, Soto Bokoran mempunyai kuah yang kuning kecokelatan. Warna cokelat ini didapatkan dari kaldu ayam yang digunakan sebagai dasar kuah soto, dicampur dengan kuah sate.

Di warung soto bokoran, juga tersedia berbagai lauk. Salah satu yang istimewa adalah telur bacem. Telur bebek yang dimasak perlahan selama 5 jam. Bumbu bacem manis gurih meresap hingga ke dalam.

Selain itu, ada juga lauk lain untuk teman nyoto, seperti perkedel kentang, perkedel jagung, dan martabak.

Lumpia Gang Lombok

Tak lengkap jika ke Semarang, tanpa mampir ke Gang Lombok. Tepatnya beralamat di Gang Lombok no 11 Kranggan, kawasan Pecinan, Semarang.

Di sini Anda bisa menikmati lumpia hasil perpaduan dua budaya, Jawa dan Tiongkok.

Melansir Kompas, lumpia Semarang yang legendaris bermula dari salah satu sudut daerah pecinan ini. Tepatnya di Gang Lombok yang berdekatan dengan Klenteng Tay Kak Sie Gang Lombok, salah satu kelenteng tertua di Kota Semarang.

Sejarahnya lumpia, yang kadang dilafalkan sebagai lunpia atau juga loenpia ini diciptakan oleh sepasang suami istri Tjoa Thay Yoe asal Tiongkok dan Wasih, asli Jawa.

Ada dua macam lumpia yang tersedia, yaitu lumpia basah dan lumpia goreng. Keduanya disajikan dengan selada dan tak ketinggalan saus khas Semarang yang kental dengan aroma bawang yang masih segar.

Uniknya, jika hendak dibawa pulang, lumpia Gang Lombok ini dibungkus menggunakan besek dan sausnya dibungkus daun pisang. Satu besek bisa berisi hingga 10 lumpia.

Lumpia Gang Lombok buka sejak pukul 08.00 WIB, dan biasa tutup pukul 16.00 WIB.

Ikan Bakar Cianjur

Restoran ini tepat untuk makan siang. Walaupun ada di berbagai kota, resto Ikan Bakar Cianjur di Semarang punya keunikan.

Lokasinya di kawasan Kota Lama yang kaya akan sejarah dan bangunan tua. Tepatnya di Jalan Teuku Umar No. 8, Semarang.

Di sini Anda tak hanya bisa menikmati sajian khas Ikan bakar Cianjur, tetapi juga menikmati atmosfer antik. Baik dari bangunan tua bersejarah yang sudah berusia 200 tahun –bekas gedung pengadilan–, pun interiornya yang mendukung.

Kelezatan makanannya membuat resto ini layak dikunjungi. Menu yang direkomendasikan oleh banyak pengunjung adalah ikan gurami. Ada yang digoreng kering, ada pula yang dibakar. Selain itu, nasi liwet yang gurih dengan cabai tersembunyi di dalam kuali kecil bisa jadi teman makan siang pas untuk Anda.

Leker Paimo

Makanan yang satu ini merupakan jajanan pinggir jalan. Namanya leker paimo. Cocok untuk kudapan sore, teman minum kopi atau teh.

Lokasinya berada di Jalan Karang Anyar No. 37, Brumbungan, Semarang. Tepatnya di depan SMA Kolese Loyola, Semarang.

Kabarnya Leker Paimo sudah ada sejak 1978. Rasa menjadikan jajanan menyerupai martabak ini menjadi legendaris.

Proses pembuatan Leker Paimo menggunakan wajan berukuran kecil yang bisa berputar. Adonan tepung dituang ke dalam penggorengan, kemudian diputar agar merata. Agar kulit leker bisa matang lebih sempurna.

Setelah itu berbagai macam isian sesuai keinginan pelanggan dimasukkan ke dalamnya. Begitu sudah matang, kue leker pun dilipat menjadi setengah lingkaran. Ukuran yang terbilang jumbo juga menjadi nilai lebih leker paimo.

Untuk isinya tergantung selera. Ada pisang, cokelat, keju, sosis, tuna, atau kombinasi. Kulit leker yang terbuat dari adonan tepung terigu terasa gurih dan renyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here