Piknik adalah salah satu cara kita mengenal berbagai jenis makanan baru. Tak hanya jalan-jalan menikmati daerah tertentu. Berwisata kuliner pun merupakan hal yang tak boleh terlewatkan saat berlibur ke suatu tempat.

Bila Anda berwisata ke Pontianak, ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi untuk mencoba kekayaan kuliner di kota yang kental dengan budaya Tionghoa ini. Beberapa di antaranya ada pisang goreng renyah yang khas, bubur sayuran, dan lontong isi khas Pontianak.

Choi pan

Choi pan atau biasa juga disebut chai kwe adalah makanan semacam siomay yang bentuknya mirip pastel. Kulit luar choi pan terbuat dari tepung beras dan tapioka. Isinya bisa macam-macam, misalnya daging ayam, udang, sampai bengkuang.

Proses memasak choi pan adalah dikukus. Makanan ini biasa disajikan selagi hangat dengan tambahan kecap dan sambal.

Di Pontianak, penganan khas Tionghoa ini mudah ditemukan. Namun yang terkenal lezat ada di Gleam Cafe, Jalan Tamar.

Uniknya, kafe ini memiliki alternatif olahan menu choi pan. Seperti choi pan goreng, dan isian cumi-cumi dan daging sapi.

Saking terkenalnya, Gleam Cafe dapat menjual 3.000 choi pan dalam sehari. Harganya pun sangat terjangkau, choi pan kukus dijual Rp800 per buah, dan Rp7.000 untuk seporsi choi pan goreng.

Bubur pedas

Meski ada kata-kata pedas, bubur ini sama sekali tak memiliki rasa pedas. Arti kata pedas dalam bahasa Melayu adalah sayuran dan rempah yang beragam dalam bubur tersebut.

Bubur yang jadi ciri khas Pontianak ini berisi sayuran seperti seperti kangkung, daun pakis, jagung, kentang, daun kunyit, dan daun kesum (daun yang hanya ada di Kalimantan Barat, dan berfungsi untuk menambahkan aroma dalam bubur).

Bumbu bubur ini antara lain garam, gula, serai, tulang dan tetelan sapi. Kemudian dalam penyajiannya diberi kacang dan ikan teri sebagai pelengkap.

Untuk mencoba kenikmatannya, ada beberapa tempat makan bubur pedas yang bisa dikunjungi di Pontianak, misalnya Pondok Burdas Merdeka Baru, Bubur Pedas Jalan Sultan Abdurrahman, dan Bubur Pedas Pak Ngah.

Pisang goreng

Kuliner Pontianak lain yang wajib dicoba adalah pisang goreng. Berbeda dari pisang goreng pada umumnya, khas Pontianak adalah bagian luar yang renyah. Ini karena pisang digoreng dengan balutan tepung yang biasa disebut kremes.

Untuk menghasilkan pisang goreng yang lezat, dipilih pisang kepok karena kadar airnya tak terlalu banyak dan cocok untuk dijadikan pisang goreng. Selain itu, pemilihan pisang yang belum terlalu matang juga berpengaruh pada citarasanya.

Pisang khas Pontianak juga memiliki ciri lain, yaitu bentuknya yang menyerupai kipas, dan memiliki berbagai rasa seperti coklat, rasa susu, stroberi, keju dan lain-lain.

Tempat makan pisang goreng yang terkenal di Pontianak ada di warung kopi Winny (WK Winny) di Jalan Gajahmada. Menu andalan di warung tersebut antara lain pisang goreng srikaya, risol, dan bakwan.

Pengkang

Pengkang merupakan makanan yang dibuat dari beras ketan dengan isian udang. Sekilas, bentuknya mirip bacang yang dibakar. Makanan khas Pontianak ini biasa dinikmati dengan sambal kepah. Kepah sendiri merupakan jenis kerang sungai.

Rasa pengkang cukup gurih karena biasa diberi tambahan ebi bakar, dan memiliki aroma khas daun pisang yang dibakar menambah kelezatan kuliner yang satu ini. Pondok Pengkang di Jalan Raya Sungai Pinyuh ini bisa jadi tempat yang bisa dikunjungi untuk mencoba pengkang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here