Banyak dari kita punya sahabat lawan jenis. Padanya kita bercerita banyak hal. Kita tidak takut tampil apa adanya saat bersama.

Setelah sekian lama bersahabat, tiba-tiba ada rasa yang lain dari biasa. Anda ingin lebih dari sekadar bersahabat. Cinta pun muncul di benak.

Kata orang, kita tak bisa memilih pada siapa kita jatuh cinta. Jika sudah begini, kita bisa apa?

Pertama, pastikan apa benar apa yang Anda rasakan itu cinta? Simak 15 tanda yang ditulis Elite Daily. Berikut beberapa di antaranya.

Anda memikirkan kebahagiannya. Anda bisa bercerita tentang apa saja tanpa harus merasa tak nyaman. Ada cemburu saat ia membicarakan orang lain.

Pelukannya, Anda maknai dengan berbeda. Tanpa sadar, Anda kerap memandanginya. Kadang terlalu lama.

Jika Anda merasakan tanda-tanda ini, maka hampir dapat dipastikan itulah cinta.

Kedua, sadarilah ini berpotensi mengubah persahabatan Anda dengannya.

Kini Anda sudah yakin, apa yang Anda rasakan adalah cinta. Coba baca situasi dengan cermat. Cari waktu tepat untuk mengutarakan perasaan. Sebagai sahabat sejati mestinya ia tak akan menghakimi perasaan Anda.

Ketiga, apakah ia punya perasaan yang sama?

Jika tidak, Anda harus siap patah hati. Berusaha menghilangkan perasaan yang sudah tumbuh memang tak mudah, tapi bisa menurut WikiHow.

Langkah awal menghadapi realita pahit adalah dengan menjaga jarak. Jangan lari dari rasa sakit. Tapi terimalah dengan lapang dada bahwa ia tak punya perasaan lebih terhadap Anda.

Walaupun sulit, setelah melalui proses menyakitkan ini, Anda dapat berkembang menjadi sosok yang lebih dewasa. Bisa mengelola emosi dan fokus pada apa yang ada di depan mata.

Pastikan Anda tak merasa bersalah atas perasaan yang Anda miliki. Jika kedua belah pihak bersedia, bukan tak mungkin Anda bersahabat lagi dengannya.

Skenario lain, sahabat Anda juga merasakan hal yang sama. Jika demikian, menurut Popsugar, hubungan baru yang akan Anda jalani berdua bisa jadi sangat menyenangkan.

Ini karena Anda berdua sudah sama-sama tahu isi kepala. Sudah hafal sifat dan perangai. Ibaratnya, saling melengkapi kalimat pun Anda bisa.

Berdua dengan sahabat, Anda punya ikatan kuat yang sudah lama terjalin. Tentu, ini merupakan bekal dalam memulai hubungan sebagai pasangan.

Anda dan sahabat punya keuntungan yang tidak dimiliki pasangan lain. Salah satunya, keinginan untuk lebih mendengar daripada berbicara. Juga bagaimana Anda dapat menerima kesalahan pasangan yang sudah lama jadi sahabat.

Jadi apa yang harus Anda lakukan jika jatuh cinta pada sahabat? Meminjam lirik lagu Drake,

A chance is like a picture; it’d be nice if you just take it.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here