Libur telah tiba. Saatnya mengajak anak-anak menikmati waktu dengan tamasya atau berjalan-jalan ke tempat wisata.

Menurut dosen Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Bidang Psikologi Perkembangan, Dinie Ratri Desiningrum SPsi MSi, saat liburan adalah waktu yang tepat membangun keakraban dengan anak.

“Liburan juga menjadi momen pas bagi orang tua mendidik anak secara emosional juga membentuk karakter anak,” jelas Dinie dinukil Tribunnews.com.

Melibatkan mereka dalam diskusi menentukan tempat rekreasi hingga menyiapkan keperluan dan barang bawaan sendiri akan melatih kemandirian anak-anak.

Sebelum Anda memutuskan destinasi yang akan di tuju bersama anggota keluarga, ada baiknya memerhatikan imbauan Komisi Perlindungan Anak (KPAI) terkait isu keselamatan anak selama bervakansi, dilansir dari CNNIndonesia.

KPAI memperkirakan peningkatan jumlah wisatawan di zona wisata, rawan juga meningkatkan angka kecelakaan pada anak-anak. Karena itu, KPAI menyarankan orang tua menghindari destinasi wisata alam yang tidak pas untuk anak-anak, khusus pada rentang usia tiga tahun atau di bawah lima tahun.

Seperti yang disampaikan oleh Komisioner KPAI Bidang Kesehatan, Siti Hikmawati dinukil Metronews.com, orang tua diharap bijak memilih dan menentukan tempat hiburan yang sesuai dengan usia, dan tahap tumbuh kembang anak.

Imbauan ini juga berlaku untuk para pengelola tempat rekreasi. KPAI meminta para pihak yang terlibat dalam pengelolaan tempat pariwisata untuk memperhatikan kebutuhan tempat wisata yang ramah anak.

Misal untuk mengutamakan aspek keselamatan yang berorientasi pada perlindungan anak, termasuk sarana dan prasarana sesuai standar keamanan untuk anak.

Pihak pengelola tempat pariwisata juga harus memberikan informasi dan penunjuk arah yang jelas untuk para pengunjung di lokasi wisata.

KPAI juga meminta agar anak berkebutuhan khusus mendapat perhatian. Sehingga mereka bisa ikut menikmati tempat wisata, khususnya wisata edukasi supaya tidak ada diskriminasi.

Bagi para orang tua, dapat mengikuti kiat-kiat di bawah ini, untuk menjaga anak-anak saat bervakansi, dinukil dari Kompas.com.

1. Memasang identitas pada anak. Ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal tidak terduga. Misal, anak tersesat atau hilang lalu ditemukan petugas. Anda bisa mengikuti trik ini untuk menyiasati jika anak tersesat.

2. Pengawasan dan pendampingan penuh saat anak berada di tempat wisata.

3. Selama melakukan aktivitas liburan, pastikan keperluan dan kebutuhan anak di lokasi pariwisata terpenuhi.

4. Menerapkan aturan khusus pada anak. Sebelum pergi berlibur jelaskan kepada anak tentang peraturan selama di tempat wisata. Memberitahu anak apa yang tidak boleh dilakukan selama berkegiatan di sana.

Misal, membuang sampah pada tempatnya, tidak memberi makan hewan peliharaan bila berkunjung ke kebun binatang.

5. Memberikan edukasi. Berlibur juga bisa dipakai sebagai ajang untuk menumbuhkan minat dan kecintaan pada alam dan sikap ramah lingkungan. Misal ajak mereka mengunjungi Padepokan Dayang Sumbi Bandung, di mana anak bisa belajar mengenai ulat sutera.

6. Hindari objek wisata yang memiliki medan cukup berbahaya. Misalnya mengunjungi air terjun dengan lokasi bebatuan yang licin memungkinkan anak terjatuh.

7. Membatasi penggunaan gawai di tempat umum. Ingatkan anak agar tidak berswafotodi tempat-tempat yang membahayakan.

Anda bahkan boleh melarang anak agar tidak bermain gawai di tengah kerumunan orang. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Rekomendasi rekreasi ramah anak

Bingung menetapkan pilihan soal tujuan vakansi ramah anak? Bisa cek di laman ini yang menyarankan beberapa panduan sebelum tentukan tempat rekreasi tersebut.

Di Jakarta, ada banyak tempat yang bisa dijadikan rujukan, seperti ke Taman Mini Indonesia Indah dan Taman Wisata Alam Angke Kapuk.

Di Bogor, Anda bisa mengajak anak berlibur ke Kebun Raya Bogor, Taman Safari dan Taman Cibodas atau ke Taman Penangkaran Rusa Giri.

Liburan di Bandung, ada bermacam jenis pilihan tempat liburan yang cocok, misal ada Kampung Dago Pojok, di mana anak-anak bisa rekreasi dan belajar seni. Atau bisa pergi ke Gang Sereh, yang terletak di Jalan Astana Anyar, Bandung. Di sini anak-anak bisa bermain dan belajar membuat layang-layang.

Beralih ke Yogyakarta, Anda bisa mengunjungi Kebun Binatang Gembira Loka, Museum Anak Kolong Tangga dan juga Taman Pintar.

Ke daerah Solo, tujuan bisa diarahkan ke Museum Angkut dan melihat koleksi pra sejarah di Museum Sangiran.

Lalu lanjut ke Kota Malang, Jawa Timur jangan lupa untuk mampir Jatim Park. Tempat wisata ini merupakan salah satu obyek wisata pilihan di daerah Batu, Malang yang mengemas satu wahana rekreasional dan edukasi untuk seluruh anggota keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here